IMG-20180412-WA0005

Marcelly Widya Wardana; Dosen Teknik Universitas Malahayati

Marcelly Widya Wardana, S.T., M.T, dosen Fakultas Teknik Universitas Malahayati. Pria kelahiran Pringsewu 16 Maret 1981 ini bergabung di Universitas Malahayati sejak Oktober 2016. Marcel, begitu sapaan akrabnya. Ia menyelesaikan pendidikannya hingga strata-2 di jurusan Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Ketertarikannya menjadi dosen bermula saat Ia menempuh pendidikan strata-2. Menurutnya menjadi dosen adalah amal jariyah. “Kita mengajar dengan ikhlas dan akan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang maka insyaallah akan menjadi amal jariyah bagi kita,” ujarnya.

Tak hanya itu, Marcel memilih mengabdikan ilmunya di Universitas Malahayati karena menurutnya Malahayati adalah pilihan yang tepat. Selain ia ingin berkerja di kampung halaman, Malahayati juga merupakan salah satu kampus besar yang berada di Lampung.

Dosen yang mengampu mata kuliah analisa kelayakan pabrik, statistik industri, pengantar teknik industri dan pemodelan sistem ini tertarik dengan jurusan teknik industri karena menurutnya teknik industri adalah teknik yang lengkap. “Teknik industri adalah teknik yang mempelajari semua ilmu teknik,” katanya.

Pria yang memiliki hobi membaca dan bermain bridge ini berpesan pada seluruh mahasiswa untuk memperluas wawasan diluar kampus.”Belajar jangan hanya didalam kampus, justru ilmu yang terbesar ada diluar kampus itu sendiri,” katanya.

“Jaya terus Malahayati,” sambungnya sembari mengepalkan tangan keatas saat ditanya pesannya untuk Universitas Malahayati.

IMG_7317-1

Sambutan Kaprodi Teknik Industri Dalam Musyawarah Besar HMTI

Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) digelar pada Minggu, 08 April 2018. Mubes yang berlangsung di Ruang Perkuliahan 1.24 ini dibuka oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Industri Universitas Malahayati, Heri Wibowo. Ia yang sangat berperan dalam proses perkuliahan dan juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan HMTI tak sungkan ia meluangkan waktu dihari libur untuk menghadiri dan memberi sambutan pada acara ini.

“Kepengurusan HMTI ini lebih baik ramping anggotanya tapi efektif dalam menjalankan kegiatan organisasi, dibandingkan banyak tapi pasif”, kata Heri dalam sambutannya.

Ia menjelaskan acara serta kegiatan di HMTI ini harus terus berjalan termasuk Mubes yg merupakan program tahunan. “Modal untuk memajukan HMTI ini adalah ketika bisa bersatu, berbondong-bondong untuk berpartisipasi dalam kegiatan serta dapat mencontoh Generasi sebelumnya dalam mengurus, menjalankan HMTI agar dapat terlaksana serta jadi bahan pembelajaran untuk penerus selanjutnya,” tambahnya.

Di akhir sambutannya Ia berharap untuk kedepannya HMTI terus berkembang. “selain kegiatan akademik yang didapatkan diperkuliahan kegiatan non-akademiknya juga ditingkatkan agar bisa menerapkan ilmu dari perkuliahan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya.